11 Desember 2014

Moment Menjelang Tidur Yang Ngangeni

Bener, mereka sudah tumbuh makin besar. Tidur sudah sendiri tidak mau dikeloni lagi meski papa sering pengen ngeloni mereka seperti dulu. Mas sama mbak sudah punya kamar sendiri, tidur sendiri dan mengatur kamarnya sendiri. Hanya untuk mbak kalau mau tidur kadangkala ditemeni diluar sembari menonton televisi. Biasanya mas nemeni sambil nonton Mahabharata.

Nggak tahu akan sampai kapan minta ditemani termasuk mas yang kelihatannya tidak ditunggui. Soalnya tidur dibawah sedangkan mbak tidur dilantai atas. Sedangkan si kecil masih saja bareng sama mama papa. Papa beberapa kali boleh ngeloni adik.


Menemani tidur meski ada dukanya seperti lelah ngipasi, isik-isik (menggesek tangan pada punggung), mijeti tapi kepuasan batin tidak tergantikan apapun. Sampai sekarang sebenarnya pengen tetap menemani tidur mereka. Sayangnya sekarang pada tidak mau. Ya mau bagaimana lagi terutama mbak Alma yang benar-benar menolak tidak mau dikeloni.

Bagi papa proses menemani tidur sering dijadikan saat dekat dengan anak-anak. Ditanya berbagai hal, mengobrol dan bicara apapun hingga mereka mengantuk. Menjelang tidur banyak hal yang diceritakan dan inilah saat yang luar biasa dekat dengan mereka. Entahlah kapan bisa menemani mereka menjelang tidur. Dik Adhan sering habis Isya mengobrol bareng papa dikamar tapi bukan jelang tidur.

07 Desember 2014

Lekas Sembuh Ya Nak

Entah apa sebabnya, habis maghrib adik tiba-tiba muntah sesaat kemudian BABnya cair. Badan mulai panas dan rewel. Padahal seharian tadi tidak ada masalah apalagi sebelumnya Minggu kami bermain di Car Free Day. Malamnya kembali muntah dan BAB, hingga tidurnya tidak nyenyak disertai demam lumayan tinggi dan membuat mama tidak bisa istirahat.

Pagi, kami pergi ke Puskesmas untuk memeriksakan adik. Kata dokter, kemungkinan terkena diare apalagi sedang pergantian musim serta banyak lalat. Yang tidak biasa, disela-sela tidurnya sering terbangun dan marah-marah, membentak, gelisah, pindah posisi tidur dan lainnya. Tapi panasnya sudah mulai turun ke 38'.

Tetap saja yang namanya mama tidak merasa nyaman. Jum'at sore, kami pergi ke dokter keluarga dan berdasar hasil diagnosanya kemungkinan ususnya ada yang luka. Dokter memberi obat dan obat dari Puskesmas ada yang masih dilanjutkan. BAB masih encer namun muntahnya mulai berkurang.

Kami merangsang adik agar lekas sembuh dengan berjanji memberinya es krim. Dianya sih semangat banget. Cuma cara makannya memang ada yang berubah. Mengunyah makannya males banget, paling 5-7 kali eh makanan itu ditelan. Apalagi kalau makan pisang. Alhamdulillah hari Minggu sudah mulai ceria sehingga Senin semoga bisa bersekolah.

05 Desember 2014

Guruku Minta Bahan Cerita Mendadak, Tapi Aku Rapopo

Menjadi penulis memang mengasyikkan dan membuat diri bisa berkembang. Bisa mengamati banyak hal yang seringkali menjadi sumber inspirasi tulisan. Menjelajah buku sungguh daya tariknya luar biasa yang kadang disertai dengan "misteri" atau arah cerita. Hmmmmh... itu baru cerita atau novel anak yang sering kubaca.

Namun ada kalanya ada tugas mendadak diberikan pada kita. Dulu sewaktu SD, pernah diminta mewakili SD dan Alhamdulillah menang. Kalau enggak bisa malu karena waktu itu sudah terbit buku ketiga. Saat kelas VIII ini tiba-tiba seorang guruku menemuiku ke kelas. Bayangkan coba, kenapa ga dipanggil ke kantor aja sih kan kadang ga enak tahu....

Di kelas dengan beberapa teman pak Mansyur menanyakan apakah aku punya stok cerita panjang atau pendek tidak. Kalau masih ada disuruh dibawa ke sekolah sebab ada kakak kelasku yang bertanggung jawab atas rubrik di majalah sekolah belum nyetor. Takutnya sampai deadline ga ada cadangan kali yah. Aku sih seneng aja dan langsung ku jawab ada.

Sampe dirumah, lepi aku ubek-ubek untuk kucari dokumen. Ahh stok yang ada ga begitu menarik makanya aku buat yang baru dan versi lumayan panjang. Abis kalo cerpen koq kayaknya gimana ya, udah terbit 8 buku masak nyetornya yang cerpen?

Ada beberapa stok sih, biasa karena suka tantangan lebih baik buat baru. Mama papa malah tanya, apa ada waktu? Sebab besok dikumpulin. Sejak pulang sekolah sudah ku kerjakan hingga malam. Mandi, makan, sholat adalah waktu istirahatku. Alhamdulillah akhirnya cerita selesai aku susun. Aku sih yakin memenuhi syarat pak Mansyur. Cuma belum di konfirmasi lolos apa tidak.

Template by:

Free Blog Templates