11 Mei 2014

London OMG! Menarik Perhatian Media

Jum'at siang mama dikontak penerbit Noura Books yang menanyakan apakah benar ibunda Rawiyah Salma? Mama pun membenarkan. Mereka memberitahukan bahwa hari Sabtu bila bisa akan ditelp oleh RRI untuk talkshow pukul 17.00. Tema yang diajukan tentu seputar buku apalagi Novel terbaru yang berjudul London OMG! mampu cetak ulang dibulan kedua.

RRI Jakarta yang akan menelpon itu untuk siaran Pro 2 FM. Nah yang jadi persoalan, kami sudah lama tak memakai radio. Bagaimana merekam atau mendengar telepon mereka? Papa mencoba radio tape yang dimiliki, utak atik mencari gelombang. Nihil. Coba kabel antena dibenahi, hasilnya sama saja. Tak ada satupun siaran ditangkap.


Tiba-tiba terpikir, dijaman yang mengandalkan teknologi internet, tentu semestinya siaran radio bisa didengarkan via internet. Papa melacaknya namun kebetulan yang muncul yang harus download program dulu. Ditengah kebingungan, papa pasang status. Tujuannya bila ada yang tahu ehm bisa ngasih solusi. Beberapa yang kasih tahu, menyatakan tak perlu download bisa langsung didengerin.

Entah kenapa radio yang didengerin dan rencana yang akan wawancara mbak Alma lebih sering putar lagu-lagu. Jadi papa ragu jangan-jangan itu rekamannya saja. Hingga Minggu jelang sore, dipastikan salurannya benar. Jam 17.00, 17.05, 17.20 hingga 17.30 tak ada telepon masuk. Kami menduga tidak jadi, no telepon keliru dicatat, ada siaran mendadak atau alasan lain.

Pukul 17.45 telepon masuk ke HP mama memastikan bahwa benar yang dihubungi adalah ibunda Alma. Akhirnya wawancara berlangsung meski tak lebih dari 15 menit. Sayangnya tidak ada tanya jawab dan rupanya yang melakukan wawancara yaitu Pro 1 FM bukan Pro 2 FM seperti pemberitahuan sebelumnya. Tak apalah, meski telat Alhamdulillah sempat terekam.

09 Mei 2014

Out Study Dik Adhan Yang Pertama

Semestinya hari Kamis, 8 Mei 2014 dik Adhan libur. Namun hari itu sekolah dik Adhan bepergian ke Jack Star untuk praktek memasak pizza. Berangkat ke sekolah diantar mbak Alma dan pulang dijemput mas Afin karena kebetulan sekolahnya libur. Begitu sampe dirumah, cerita pengalaman bepergian dengan teman dan bundanya diceritakan dik Adhan.

Mereka berangkat naik bus, dan dik Adhan duduk dengan Alya. Sampai disana dik Adhan masuk ke kulkas besar yang dingin, aneh ga tuh :( Rombongan diberi sarung tangan untuk mengolah adonan tepung. Semacam praktek membuat mi.

Pulangnya anak-anak dibawain roti sehingga dik Adhan menunjukkan pada kakak-kakaknya dirumah. Cerita betapa serunya pergi naik bus ramai-ramai. Di Jalan, di lokasi sampai pulang tidak rewel. Namanya juga anak-anak sehingga meski berangkat lebih pagi, pulang agak telat.

Mbak Alma yang diminta mama menjemput di sekolah belum ada. Lalu pergi ke jembatan ternyata sama saja. Yang menunggu juga sudah banyak. Tidak sabar terus pulang dan mama meminta mas Afin yang menjemput adik. Begitu papa pulang dari kantor, adik langsung saja bertutur pengalamannya ke Jack Star mengolah makanan. Papa senang mendengar adik bercerita.


07 Mei 2014

Kami Bermain Di Pendawa

Sudah beberapa waktu lalu kami semua merencanakan main air bareng-bareng di kolam renang. Pilihannya ya Pendawa Water World yang lumayan representatif. Apalagi dik Adhan cukup senang air cuma belum banyak ke kolam renang. Berangkatlah kami semua jelang sore, maklum kalau dari pagi pasti panasnya luar biasa dan bisa bikin badan item.

Mas Afin berboncengan sama papa mengendarai sementara mama bersama mbak alma sama dik Adhan. Rupanya adik tidak total senang karena memang ada beberapa wahana dan tempat yang dia tidak nyaman. Misalnya patung wajah Kresna yang besar selalu dipandangi dengan agak gimana. Air mancur juga diengganinya.

Padahal diajak main di gendongan papa tetap menolak. Atau muter pake pelampung duduk diatas badan papa waktu masuk lorong gelap juga menolak. Main perosotan sendiri juga tidak lepas. Beberapa kali bahkan sempat jatuh namun baik-baik saja. Kami semua bergembira dan bersenang-senang. Mendung kemudian datang dan sempat turun hujan.

Otomatis hawanya menjadi dingin sehingga kami tak menuntaskan hingga petang. Kami semua merasa seperti biasa-biasa saja di tempat yang dulu terasa sangat istimewa. Yah meski begitu kami sempat bersenang-senang menikmati air di pendowo.

Template by:

Free Blog Templates