08 April 2013

Sang Pria Yang Beranjak Menjadi Remaja

Makin hari umurnya makin bertambah dan pengetahuan terutama tentang bola dan hobi gamenya telah menyita banyak waktu. Tak sedikitpun berkurang soal membaca, apalagi saat libur. Hampir sebagian besar waktu digunakan untuk itu. Meski konsekuensinya belajar, bermain dengan adik-adiknya serta berbincang dengan mama papa jadi berkurang.

Mama dan papa tiap hari memiliki angan-angan ada waktu senggang dengan mas Afin. Tetapi aktivitas membaca bisa jadi menjadi kebanyakan beraktivitasnya. Baik koran, novel, pelajaran dan beragam lainnya. Pengetahuan umum yang dimilikinya terus menumpuk.

Kami berbangga pada dirimu. Agak susah memang meminta kakak meluangkan waktu duduk dan ngobrol. Ya, hanya duduk dan berbincang. Seringkali suasana berbincang disela menonton tv, nenteng buku, sms atau main game.

Rupanya dahaga pengetahuan umum hingga kini belum terpuaskan. Sayangnya memang bacaan yang digemari belum menyangkut hal-hal umum. Padahal dirumah stok bacaan umum tak kalah banyak dengan novel yang dimilikinya. Mama papa masih terus memilih dan memilih minat dan perhatian yang akan diseriusi karena akan menjadi pijakan ke sekolah mana.

Belum ada chloe jelas fokus apa yang diinginkan dirinya. Soalnya cukup banyak yang dikuasai selain bahasa, sejarah, agama, sepakbola dan matematika. Idealnya sih fokus dulu mau kemana sehingga kami makin mudah mendampingi ke arah mana dirimu akan melangkah. Mama papa ingin terus bersama dalam menghadapi masa depan. Doakan kami bisa terus menyertai dirimu.

05 April 2013

Bengawan Solo Opo?

Si kecil nan lucu tiap hari selalu merindukan kakak-kakaknya. Dia peniru ulung dan hobi merunut dengan pertanyaan "opo"nya itu. Papa mama selalu menekankan pada mas Afin dan mbak Alma untuk senantiasa memberi contoh yang baik agar ditiru oleh adik.

Walau demikian kadang namanya kakak, eh usilnya ditiru. Perintah atau permintaan tolong ditiru sama sang adik namun kadang dijawab kakak dengan "mmmmoh" juga ditirunya. Memang tidak mudah mendampingi anak-anak tumbuh menjadi anak-anak. Kedua kakaknya bahkan sudah segera beranjak remaja.

Mereka bertiga, Mas Afin, Mbak Alma dan dik Adhan tetap anak mama papa yang menyenangkan. Tantangan mendampingi mereka supaya tumbuh menjadi anak sholeh dan solekhah dijalani dengan penuh kasih sayang juga keikhlasan.

Alhamdulillah menjelang usia 13 tahun besok Agustus bagi mas Afin, ke 12 Tahun bulan November mendatang mereka menjadi anak-anak yang luar biasa. Mas Afin mampu menjaga diri memberi contoh adik-adiknya meski kadang ya ndlewer. Mama papa tak akan pernah bosan membimbingnya.

Mbak Alma karya-karyanya mulai diterima sehingga harus terus didukung menjaga konsistensinya. Sebetulnya bukan termasuk anak yang moody tetapi ya tetap butuh pengkondisian supaya imajinasinya bisa terus mengalir dengan lancar.

Dik Adhan sudah terlihat kritis, pede serta cerewet tahu akan banyak hal. Tak heran kalau tanya akan terus dikejar sampai kami semua bingung jawab apa lagi.

"Ni apa pa?"

Kereta dik

"Kereta opo?"

Kereta api

"Kereta Api Opo?"

Kereta Api Senja Bengawan

"Bengawan Opo?"

Bengawan Solo

"Bengawan Solo Opo?"

Gubrakz.....

03 April 2013

Bagi Dik Adhan, Semua Selalu Tentang Kereta Api

Hobinya bermain dan memperhatikan kereta api. Benda apapun yang panjang atau bisa dijajar panjang akan diimajinasikan sebagai kereta api. Yah Dik Adhan sangat terobsesi dengan kereta api. Hampir tiap hari akan banyak mainan dijadikannya kereta api.


Bisa jadi sedotan minuman, buku ditata, sabuk, teh, remote apalagi yang berujud kereta api. Setidaknya ada 4 mainan yang berbentuk kereta yang dimainkan bergantian tiap hari. Pun foto, koran, rel hingga melihat dan naik sungguhan.


Dia akan bertanya banyak nama kereta, mau kemana, stasiun apa dan lain sebagainya. Matanya tak lepas ketika melihat kereta melintas. Di berbagai sudut atau tempat rupanya imaji tentang kereta benar-benar dianggap sebagai kereta.

Semoga imajinasi itu mampu mendorong dirimu makin pengen tahu tentang apapun mengenai kereta api. Doakan kami sebagai orang tua mampu terus mendampingimu untuk semakin mengetahui banyak. Kalau toh pun tidak, ingatlah bahwa kami ingin melakukannya untukmu nak

Template by:

Free Blog Templates