29 September 2011

Tegangnya Try Out

"teeet... teeeet... "bel berbunyi. "yeee...!!"semua temanku langsung berhamburan keluar kelas. Entah ke kantin, ke halaman, atau ke kamar mandi. aku yang masih di kelas, berdiam diri di bangku. enaknya ngapain ya...,batinku. teman-temanku yang katering membawa kateringnya masing-masing ke kelas atau di luar kelas.

"yaahh... ada makroni! aku nggak suka!"kata Tiara yang katering. mendengar itu, aku langsung mendapat akal. "Tir!"begitulah aku memanggilnya. "buat aku aja!"lanjutku. Tiara lalu memberikan makroninya kepadaku. "m'kasih!"aku langsung melahap makroni dari Tiara. Yummy... enak, deh! lumayan, dapet se-plastik! Alhamdulillah..

setelah melewati pelajaran yang cukuuup... banyak, dan sesudah shalat Dhuhur, aku menunggu pelajaran SBK selesai, lalu... "teet... teeet!" yey! pulaaaang!!! eh, oh, ya, kan les dulu.

oh, ya, aku lupa, minggu lalu, diadakan TRY OUT di sekolah. soal-soal try out ada 30, dan ada 3 pelajaran, yaitu IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia. semua hasilnya di rata-rata. Alhamdulillah, aku rangking 6 dari ketiga kelas. Rangking pertama Ivan kelas VA, Rangking 2 Aniyq, my best friend (sudah pasti dia sekelas denganku), Rank 3 Bella, kelas VB, Rank 4 Tegar, kelas VA, dan Rangking 5 Alya, dia juga my best friend, sudah pasti dia sekelas denganku juga.

Nah, pengumumannya, Rangking 1- 32 berada di kelas VA(hanya untuk les), Rangking 33-72 berada di kelas VB, Rangking 72- terakhir masuk kelas VC. begitulah kira-kira. jadwal les juga hanya pelajaran IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia.

Karna hari ini hari Rabu, maka jadwal kelas VA adalah Matematika! deg, aku takut nih. aku kan pusing kalau ketemu angka-angka dan rumus-rumus sulit. nggak pusing kalau ketemu rumusnya distributif, asossiatif, dan komutatif, FPB & KPK, akar pangkat dua, dll. untung tadi hanya disuruh mengerjakan soal. dan, boleh melihat catatan. Jadi aku Yippie, dong!

aku hanya bisa cerita itu saja. pengalaman di sekolah ketika les. tidak singkat, tidak jelas, dan tidak sopan, kan? aku minta maaf, deh. Jujur ya friend aku nggak bakalan bisa ngomong satu kalimat di kehidupan sehari-hari tanpa disuruh. ya udah. gitu dulu ya, friend, aku ngantuk nih. Assalamu 'alaikum wr. wb,

26 September 2011

PERSAMI SD DJI 2011 di Karanganyar Part 1


Panas, semangat membara. Itulah suasana saat PERSAMI SD DJI tahun 2011. Semua regu berkumpul bersiap untuk membawa barangnya masing-masing. Setelah semua regu berkumpul di SD DJI, kemudian tiap-tiap regu berangkat dengan kendaraan masing-masing. "dah nggak sabar, nih...."kataku di mobil milik salah satu teman reguku.

Setelah sampai di lapangan Baturan, Colomadu, tidak seperti yang aku bayangkan rasanya. Tendanya lumayan panas, mandi di tempat umum, apalagi saat mencari jejak, disuruh menali simpul, melewati sungai, menjawab soal, dan masih banyak hal lagi yang tidak aku kira sebelumnya.

Selesai turun dari mobil, aku dan reguku mencari nomor tenda milik reguku "coba lihat regu Umar nomor berapa, ya...?" tanya Aldisha sambil melihat kertas "aku menemukan nomor tendanya! tenda regu kita nomor 2!"seruku. Setelah semua ketua mengumpulkan anggota dan wakilnya, kemudian membuat tempat untuk masak.

Tapi merapikan tenda, mengatur tikar, membutuhkan waktu sampai Ashar. "sholat Ashar, Al, ayo!" seruku kepada wakil. Selesai sholat ashar, kemudian semua regu melakukan upacara latihan yang membutuhkan waktu sampai jam 16.30. Setelah upacara, semua regu mandi yang dibagi menjadi 2: Wanita di SMP, Laki di kamar mandi umum yang disewakan SD DJI. Setelah aku melihat kamar mandinya yang super jorok, kotor, bau, sama seperti yang di sekolah persis, tidak ada bedanya.
Bersambung..........

25 September 2011

Try Out Mas Afin Memuaskan


Kelas VI adalah kelas terakhir setiap anak yang menempuh pendidikan di sekolah dasar dan kini mas Afin jelang purna sekolah dasar. Papa mama cukup deg-degan mendampingi mas Afin menjalani kelas VI sekarang ini karena diakhir pendidikan dasarnya akan menghadapi ujian nasional. Ujian dimana akan menentukan kemana dia akan melanjutkan, apakah sesuai keinginannya di SMP I Solo atau disekolah lainnya.

Papa mama hanya bisa mendoakan dan membantu menyediakan fasilitas serta perasaan tenang dalam menjalani hari-harinya supaya prestasinya terus membaik. Hari-hari kelas VI memang baru saja dilalui sekitar 2 bl karena terpotong liburan idul fitri. Belum satu bulan juga pasca libur, sekolah DJI mengadakan try out untuk 3 mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA.

Pada saat belajar, papa mama berpesan supaya serius mempersiapkan try out tersebut apalagi kata mas Afin pelajarannya mulai dari materi kelas IV hingga VI sekarang ini. Kalau dilihat pola belajarnya sih sudah serius hanya kuantitasnya terhitung minim. Rata-rata sehari belajar 30-45 menit saja. Alhamdulillah kualitasnya yang bisa terjaga sebab hasil tes sering memuaskan.

Berkali-kali ditemukan dari hasil test yang ada salahnya, akibat mas Afin kurang jeli atau teliti mengerjakan soal. Padahal saat ditanya katanya sudah hati-hati dan tidak tergesa-gesa keluar kelas. Hmmmm berarti memang harus lebih jeli lagi dalam menghadapi soal-soal yang ada. Kurang jeli itu bisa berakibat pada jumlah nilai akhir yang tidak memuaskan.

Papa mama serta mas Afin tentu tak mau ini terjadi. Oleh sebab itu saat dipintu gerbang masuk sekolah hari try out papa berpesan supaya untuk teliti. "Iya pah, aku akan lebih teliti lagi" jawab mas Afin sungguh-sungguh. Hasilnya sangat memuaskan yakni cuma salah 22 dari 100 soal. Papa tidak menyangka akan diberi soal sebanyak itu.

Jumlah soal sebanyak itu berarti rata-rata tiap pelajaran mencapai 30an soal meski multiple choice. Setidaknya dapat tergambar seberapa serius mas Afin mampu berkonsentrasi mengerjakan soal. Teman-temannya di kelas VI B juga mendapat nilai yang bagus. Adi cuma salah 15, Aldisa salah 19, Hasan salah 18, Ramadhan salah 21 dan Hakim salah 23.

Papa maklum kalau teman-teman mas Afin yang disebut diatas salahnya tidak begitu banyak. Lha mereka itu sambil les diluar sekolah lho. Ada yang di primagama, ada yang di neutron bahkan privat juga. Mas Afin les dimana? Alhamdulillah belajar sendiri dan hasil itu membuat papa mama bangga. Tentu pesan-pesan pasca tes diutarakan pada mas Afin.

Nilai segitu (78) harus bisa ditingkatkan lagi. Tidak usah mempedulikan posisi berapa namun jawaban salah harus dikurangi kembali. Kami ingin kuantitas dan kualitas belajar ditingkatkan namun bila malah mengganggu prestasi ya setidaknya dipertahankan apa yang sudah diraih. Menjaga rasa dipuncak prestasi itu yang menjadi tugas papa mama agar ketika menghadapi UN, mampu mendapat nilai sesuai kemampuan terbaik mas Afin, Amin.

Template by:

Free Blog Templates